Title : Love and Hate

Author : putresty

Genre : Romance

Length : Oneshoot

Main Cast :

–          Choi Sooyoung

–          Cho Kyuhyun

–          Other Cast

Disclaimer : ff ini ff Kyuyoung pertama aku sekaligus ff pertama yang aku tulis. Sebenernya ini terinspirasi dari sebuah komik serial cantik jadi Maaf banget kalau alur cerita yang kalian ga ngerti karena aku masih belum bagus buat nulis. Tapi aku juga pengen jadi penulis ff yang bagus dan menuangkan imajinasiku jadi sebuah cerita. Kalau ada salah atau tidak berkenan di reader kasih tau aja yah biar aku bisa memperbaikinya.

Selamat membaca dan Semoga kalian suka..

++++

Sooyoung Pov

Aku punya rahasia.

“Kyuhyun!” Suara berisik dari luar dan dalam ruang kelasku, Sungguh sangat menyebalkan dan mengganggu.

“Hari ini dia manis sekali.” Dan sekarang teman sekelasku Yoona memuji orang menyebalkan itu. Ingin aku potong telingaku agar kata ‘manis’ dari Yoona tidak terdengar atau aku potong saja mulut Yoona, itu lebih baik bukan. Tapi terdengar sadis sekali aku melakukan itu semua hanya karena Namja menyebalkan yang dipuji seluruh siswa di sekolahku. Mereka tidak tahu saja kalau dia itu sangat menyebalkan.

“Sooyoung, Tanya nomor ponselnya dong. Dia Kakak kelasmu waktu SMP kan?” Pertanyaan Yuri membuatku makin bad mood or more bad mood.

“Maaf, aku sama sekali tak tertarik pada namja senarsis dia.” Jawabku ketus padanya.

Kyuhyun…

Dia sudah populer sejak hari pertama aku masuk sekolah ini. Aku sama sekali tak paham, kenapa dia begitu terkenal di kalangan seluruh murid kelas manapun.

***

“Nyeri haid? Baiklah kau boleh istirahat di sini.” Ucap penjaga ruang kesehatan.

Sekarang aku sedang beristirahat di ruang kesehatan karena nyeri haid. Berada di ruang kesehatan membuatku ingat tentang pertama kali aku bicara dengan Kyuhyun di ruang kesehatan.

‘Aku tetap kesal tiap kali melihatnya, sampai sekarang.’

*flashback 2 tahun lalu*

Aku berada di ruang kesehatan karena nyeri haid-ku. Dan sekarang aku sedang terduduk di ranjang ruang kesehatan. Tiba-tiba gorden pembatas ranjang sebelah terbuka.

‘SSRRET’

Kyuhyun…

‘Apa?! Dia’

“Hai, Nama kamu siapa?” Kyuhyun bicara padaku dengan wajah orang yang sehabis bangun dari tidurnya.

“Nde? Choi Sooyoung.” Jawabku seadanya. Baru kali ini aku melihat Kyuhyun, Sunbae ku yang populer itu tepat berada di hadapanku.

“Sooyoung~ssi” Ucapnya sembari mendekat padaku dengan menduduki tepian ranjangku. Perasaanku sekarang makin tidak enak.

“Mau apa kau? Jangan besar kepala ya, mentang-mentang kau populer!” Sekarang aku membentaknya tapi dia hanya menatapku dengan ekspresi polos-nya dan yang kurasa dia semakin mendekat terus mendekat ke wajahku dan dilihat dari dekat ini wajahnya memang sangat menawan.

Kyuhyun menciumku.

*flashback end*

‘Kenapa aku mimpi itu lagi? Dan semuanya terasa nyata seperti film masa lalu yang diputar di dalam mimpi.’ Pikirku, karena mimpi itu selalu saja ada jika aku di ruang keseha-..

‘Ah iya, Apa karena aku di ruang kesehatan …’

Saat aku bangun dari tidurku aku merasa seperti ada orang masuk ke ruangan ini.

DEG!

Kyuhyun…

‘Untuk apa dia disini?’

“Sama seperti 2 tahun yang lalu” Ucap Kyuhyun yang sekarang sudah berdiri di hadapan ranjangku kemudian duduk di ranjang sebelahku.

“Kau ingat ya …” Ucapku sedikit menahan emosiku. Karena setiap aku melihat wajahnya entah kenapa aku selalu saja ingin marah dan meluapkan emosiku walaupun kejadiannya sudah bertahun-tahun yang lalu. Tapi ini tidak bisa dimaafkan karena dia yang mengambil ciuman pertamaku.

“Begitulah.” Ujarnya santai

“Tak kusangka … Kau masih bisa ingat, setelah kau lakukan hal sama pada semua yeoja.” Sepertinya emosiku tidak bisa kutahan dan Kyuhyun melihatku dengan wajah polos menyebalkannya. “Kenapa kau menciumku! Kau kira semua yeoja senang kalau kau cium ya?!” Lanjutku sedikit membentaknya.

“Karena kau tak peduli.” Ucapannya kini membuatku terdiam “Waktu SMP … di saat para yeoja ribut mengelilingiku, kau hanya memandang dengan sinis. Itu sebabnya kau menarik perhatianku.” Ucap Kyuhyun lalu bangkit dari duduknya dan mendekati wajahku “Kau membuatku penasaran” Bisiknya tepat di depan wajahku yang masih diam lalu Kyuhyun berlalu begitu saja pergi dari ruang kesehatan ini. Meninggalkan aku sendirian dengan kekesalan yang masih belum reda pada diriku.

Dia …

Menciumku tanpa perasaan. Kenapa dia menciumku semudah itu!

***

“Kyaa! Kyaa!”

Setelah keluar dari ruang kesehatan dan berniat untuk pulang. Aku melewati lorong sekolah dan disambut dengan teriakan dari lorong yang sungguh memekakkan telinga. Sepertinya aku tahu apa yang terjadi. Kalau saja yang mereka teriaki itu semisal Edward Cullen aku mungkin akan seperti mereka sekarang ini tapi yang mereka teriaki sekarang yaitu Cho Kyuhyun, hanya Cho Kyuhyun.

Saat aku melihat kerumunan itu tidak sengaja aku melihat Kyuhyun yang tiba-tiba melihat ke arahku. Aku pun langsung membuang muka darinya. Sungguh aku malas bertemu dengannya.

“Kyuhyun, kita karaoke yuk?” Itu yang aku dengar dari sekumpulan yeoja yang mengerubuni Kyuhyun. Dasar yeoja-yeoja genit. Tapi tiba-tiba …

“Sorry, Aku ada janji dengan Sooyoung. Sampai nanti” Ucap Kyuhyun yang tiba-tiba menarikku ke sampingnya dan berbohong pada yeoja-yeoja itu.

Kyuhyun dengan cepat menarikku keluar dari sekolah dengan berlari dan menghindari kerumunan yang ada.

“Tung…” Aku pun melepaskan tangannya yang sedari tadi menarikku “Apaan sih!” Lanjutku.

“Habis mereka keras kepala!”

“Tapi …”

“Sooyoung kan benci padaku, Aku malah suka” Belum sempat aku menyelesaikan ucapanku dia sudah menyela ucapanku. Tapi apa maksudnya tadi …

“Rambutmu, Sudah panjang ya.” Ucap Kyuhyun sembari membelai rambutku. Entah sejak kapan dia sudah berdiri dekat di depanku “Lembut sekali, mirip bulu kucing.” Ucapan Kyuhyun barusan seperti sengatan listrik pada tubuhku dan membuat wajahku memerah seketika. Apa dia sedang merayuku, sama seperti yang dia lakukan pada yeoja lain …

***

“Sampai sini saja ya, Rumahku ke arah sini.” Ucap Kyuhyun saat kita sedang ada di jalan perempatan. Kyuhyun memang memaksaku untuk pulang bersamanya dengan jalan kaki.

“Kyu … Hyun.” Ucapku dengan kaku “A … Aku …” Kenapa bibir ini tidak bisa bicara dengan jelas “Sebetulnya …”

‘Tidak’

‘Benci’

‘Padamu’

“Benci padamu” Apa yang kukatakan… Pikiran dan ucapanku sepertinya sedang tidak bersahabat. Bukan itu yang ingin kukatakan. Sooyoung bodoh …

“Aku tahu, kok” Ucap Kyuhyun sembari tertawa. Kenapa dia malah tertawa …

Aku berlari meninggalkannya dan pergi menuju rumahku.

***

Cho-Kyuhyun

MATI KAU

Tulisan tersebut yang aku baca di loker Kyuhyun saat aku sudah sampai sekolah.

“Siapa yang tulis tuh…” Ucap seorang yeoja.

“Jangan dipikirkan, Kyu Oppa” Ucap yeoja satu lagi pada Kyuhyun yang sekarang sedang berdiri di depan lokernya sembari menatap tajam tulisan yang ada di lokernya.

“Aku … Aku lihat … Siapa yang tulis. Murid kelas 1 … ah itu dia!” Ucap seorang yeoja sembari menunjukku saat menyebut kata ‘dia’.

‘Apa?’ Sembarangan saja menuduh orang lain.

“Aku dengar kok kemarin dia bilang “benci” pada Kyuhyun!” Sekarang semuanya menyudutkanku. Dan kenapa mereka tahu aku benci pada Kyuhyun.

“Cepat hapus tulisanmu!” Aku tidak menulis itu, untuk apa aku menghapusnya. Dan Kyuhyun hanya diam saja melihatku. Apa dia percaya dengan yang mereka ucapkan … lebih baik aku pergi dari sini. Tapi, kalau aku pergi nanti malah makin dituduh. Masa bodoh! Lebih baik aku pergi

***

Sekarang aku sedang menyendiri di tangga darurat belakang sekolah. Aku memang tidak mempunyai teman di sekolah ini karena sikap tertutupku.

“Ternyata kau disini.” Ucap seorang datang dari depanku. Sepertinya dia yeoja dan dari langkahnya dia tidak datang sendirian.

“Kau.. Siapanya Kyuhyun ?” Ujar Yeoja yang kutahu namanya yaitu Seohyun. Dan dia yang paling rajin mendekati Kyuhyun.

“Tak ada hubungan apa-apa” Jawabku seadanya. Mereka curang, aku sendiri sedangkan mereka bertiga.

“Kalau tak ada, Kenapa pulang bersama?” Sekarang aku merasa seperti penjahat yang mencuri pangeran mereka dan diinterogasi habis-habisan.

“Kau bilang benci, padahal sebetulnya kau suka dia, kan?” Ucap Seohyun padaku “Jangan coba menarik perhatiannya” Lanjutnya. Cih, dia bilang aku menarik perhatian Kyuhyun. Justru Kyuhyun yang tertarik padaku.

“Sebenarnya kalian yang membuat tulisan di loker Kyuhyun, kan?” Pertanyaanku sukses membuat mereka terdiam. “Kalian yang jahat.”

“Hah?!”

“Kenapa kalian berbuat begitu pada orang yang kalian sukai!” Bentakku pada mereka

‘PLAK’

“Bawel” Sialan, Seohyun berani menamparku. Dengan cepat aku menarik kerah bajunya.

“Kalian sedang apa?” Ucap seseorang dengan suara bass-nya yang sudah tidak asing di telingaku.

Kyuhyun …

“Ah … Kyuhyun Oppa” Ucap Seohyun yang ada di depanku. Aku pun melepaskan tanganku dari kerah bajunya.

“Tolong, Kyuhyun Oppa. Kami hanya mengingatkannya agar tidak mengganggu Oppa lagi.” Ucap Seohyun yang sudah ada di samping Kyuhyun dan melingkarkan tangannya manja pada Kyuhyun. Aku hanya bisa menunduk dan berbalik meninggalkan tempat ini. Aku muak melihat mereka semua. Terserah kalian sajalah, mau beranggapan seperti apa aku ini.

“Aku tanya, kalian sedang berbuat apa pada Sooyoung?” Sekarang ucapan Kyuhyun membuat langkahku terhenti sejenak. “Kau yang memukul dia kan?” Ucap Kyuhyun lagi, dan aku menyempatkan menoleh padanya.

“Eh .. Aku …” Sekarang Seohyun terlihat gugup.

“Kenapa kau berbuat begitu? Mau kuhajar?” Ucap Kyuhyun dengan wajah menyeramkan seperti iblis yang baru sekarang aku lihat. Aku sedikit tersentuh dengan ucapannya tadi yang membelaku dan membuatku seperti tidak menginjakkan kakiku di bumi.

*Ruang Kesehatan*

“Kenapa kau melindungiku?” Tanyaku pada Kyuhyun yang ada dihadapanku. Sekarang aku dengannya sedang di ruang kesehatan, duduk berhadapan di atas ranjang untuk mengobati pipiku yang memerah akibat pukulan Seohyun tadi.

“Karena aku tahu, Sooyoung bukan orang yang seperti itu.”

“Apa? Aku ini benci padamu!” Ucapku dengan penekanan. Dan bisa aku lihat sekarang Kyuhyun sedikit kesal aku bicara begitu dan tiba-tiba dia berdiri dihadapanku dan dengan cepat mendekatkan wajahnya untuk menciumku.

“Ja..” Ucapku sembari mendorongnya sebelum dia menciumku untuk yang kedua kali. “Jangan samakan aku dengan yeoja lain …”

“Aku tak menyamakanmu!” Kyuhyun membentakku dan ucapannya tadi membuatku membeku melihatnya dan wajahnya yang memerah karena kesal mulai melembut dan menatap mataku.

“Sadarlah hanya kau … yang ada di hatiku selama 2 tahun ini.” Ucap Kyuhyun lembut padaku.

Sooyoung Pov end

*flashback*

Kyuhyun Pov

“Mau apa kau? Jangan besar kepala ya, mentang-mentang kau populer!” Ucap gadis di depanku.

‘Berani sekali … Kenapa dia sampai bicara seketus itu sih?’ batinku

*flashback end*

Kyuhyun Pov end

Sooyoung Pov

“Ucapanmu menancap dalam benakku.” Ucap Kyuhyun setelah menceritakan kejadian 2 tahun yang lalu. “Tadinya aku ingin mempermainkanmu. Tapi begitu sadar aku sudah menciummu.” Lanjutnya “Aku suka kau …” Ucapnya dan mendekatkan wajahnya padaku dan menyandarkan keningnya di keningku. Dan hidung kami saling bersentuhan.

“Lalu kenapa kau seenaknya saja … itu ciuman pertamaku!” Ucapku sembari menjauhkan wajahku dengannya.

“Aku juga sama!” Ujarnya berteriak padaku.

“Hah?! Pembohong!” Ucapku padanya

“Aku tidak berbohong padamu, Jagi” Ucapnya. Dan sesaat kami terdiam satu sama lain dan tetap bertatapan satu sama lain.

Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya padaku dan dia menciumku tepat di bibirku dan itulah yang membuatku “Benci” padamu.

The End

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s